Name: Reny Mom
Id Yahoo: renilambang
renilambang@yahoo.com

 
    .: Friends :.




    .: Search :.


    .: ShoutBox :.
Name

URL or Email

Messages(smilies)


    .: Other :.

10 Cara Membuat Si Kecil Patuh

Anda dan suami lelah pulang dari kantor, dan Si Kecil sulit diatur. Tentu sangat mengesalkan. Ada cara agar Si Kecil mudah diatur, meskipun Anda berdua adalah pasangan sibuk.

Terapkan 10 tips berikut ini untuk membuat Si Kecil lebih mudah diatur, dan lebih patuh. Niscaya rumahtangga Anda jadi jauh lebih bahagia dan nyaman, seperti yang Anda idamkan.

1. Minta Bantuan Pasangan.
Jangan abaikan peran pasangan. Ingat, Anda tak hidup sendirian di rumah. Anda mungkin merasa segan meminta bantuan pasangan karena merasa sudah merupakan kewajiban Anda mengurus rumah dan anak-anak. Namun, jangan coba-coba menjadi super mom atau super dad. Suami adalah pasangan hidup Anda, oleh karena itu mulailah bersama-sama menjalankan tugas sebagai orangtua.

2. Ajarkan Tanggung Jawab.
Motto-nya, “Semua anggota keluarga harus saling membantu.” Motto ini sangat efektif dalam mengajarkan anak-anak patuh di rumah. Pekerjaan rumahtangga tak dapat berjalan baik tanpa adanya kerja sama dari semua anggota keluarga. Ajarkan tanggung jawab sejak usia dini dan sampaikan harapan Anda kepada anak-anak dengan jelas dan jangan plin-plan. Misalnya, atur waktu bermain Si Kecil dan tegaskan agar mereka selesai mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dulu sebelum menonton TV.

3. Sediakan Waktu.
Sesibuk apapun Anda, sisihkan selalu waktu untuk anak-anak. Makan malam bersama atau bercanda bersama Si Kecil menjelang tidur, bisa mempererat hubungan Anda dengannya. Pada saat Anda melakukannya, matikan televisi atau tinggalkan dulu urusan lain. Konsentrasikan kebersamaan Anda dengan Si Kecil. Dengan begitu, anak-anak akan lebih memberikan rasa respek kepada Anda dan menuruti apa kata Anda di kemudian hari.

4. Perhatikan Situasi.
Perhatikan dengan seksama keadaan di sekeliling tempat anak Anda berada. Apakah Anda ingin Si Kecil memiliki perilaku yang baik? Pastikan mereka sebagai contoh yang baik bagi teman-temannya atau orang-orang di sekelilingnya. Ajarkan anak untuk berperilaku yang baik kepada orang dewasa maupun teman-teman seusianya. Jika Anda menitipkan Si Kecil di tempat penitipan anak, perhatikan apakah keadaan di sekitarnya aman, terutama bila dia akan menghabiskan waktunya seharian di sana. Pastikan anak Anda berada di lingkungan yang baik dan aman.

5. Lakukan Bersama.
Jangan kurangi kualitas waktu yang Anda miliki untuk dihabiskan bersama anak-anak. Jadikan anak-anak bagian dari keluarga, agar mereka merasa bermanfaat, misalnya dengan melibatkan mereka untuk ikut berpartisipasi dalam pekerjaan rumahtangga seperti berbelanja, memasak, membersihkan rumah, atau menyetrika pakaian bersama. Tentu saja Anda harus menyesuaikan waktunya, misalnya mengajak anak berpartisipasi pada saat liburan atau di akhir minggu, dan sesuaikan tugas yang diberikan dengan usia mereka.

6. Atur Rutinitas.
Atur rutinitas dengan anak, misalnya tentukan jam makan malam dan jam tidur malam mereka; dan Anda sendiri mendisiplinkan diri sendiri untuk berusaha menemani mereka pada jam-jam tersebut. Bila Anda tidak dapat pulang tepat waktu, beritahukan kepada anak Anda alasannya.

7. Waktu Keluarga.
Manfaatkan waktu saat anak Anda mengerjakan PR-nya sebagai ajang bagi Anda memperlihatkan perhatian kepadanya. Meskipun Anda tak secara langsung membantunya, lakukan saja tugas Anda sebagaimana Si Kecil melakukan tugasnya. Bila anak Anda tak ada ulangan atau tugas dari sekolah, ajak anak Anda untuk bermain bersama, misalnya bermain puzzle atau teka-teki silang.

8. Kalender Keluarga.
Tuliskan kegiatan yang dilakukan oleh setiap anggota keluarga di tempat yang mudah terlihat, misalnya ditempelkan di pintu kulkas atau di dekat telepon. Cara ini dapat membuat semua anggota keluarga peduli dengan kegiatan sesama anggota keluarga lainnya. Tuliskan nama mereka yang tak bisa makan malam di rumah, sehingga yang bersangkutan akan menyadari berapa banyak dia tak ikut berkumpul bersama keluarga.

9. Berdua Anak.
Sisihkan waktu hanya berdua saja dengan setiap anak. Bila Anda memiliki lebih dari satu anak, sempatkan diri untuk mengobrol secara pribadi kepada masing-masing dari mereka. Misalnya di sore hari yang santai, sambil duduk di beranda rumah, pancing anak Anda untuk menceritakan hal-hal yang mereka alami, baik yang menyenangkan maupun yang mengesalkan mereka. Anda dapat memulainya dengan menceritakan tentang Anda dan pekerjaan Anda.

10. Jam Kerja Fleksibel.
Bila memungkinkan, pilihlah pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel, sehingga Anda dapat menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan Si Kecil di pagi hari, sebelum berangkat ke sekolah. Lalu, mengantarnya ke sekolah dan bila memungkinkan, menjemputnya di sore hari. Cara ini akan membuat Anda memiliki waktu kebersamaan yang cukup dengan Si Kecil.

From: Tabloidnova



Imlek


Aslinya Imlek atau Sin Tjia adalah sebuah perayaan yang dilakukan oleh para petani di Cina yang biasanya jatuh pada tanggal satu di bulan pertama di awal tahun baru. Perayaan ini juga berkaitan dengan pesta para petani untuk menyambut musim semi. Perayaan ini dimulai pada tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama. Acaranya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Sang Pencipta, dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari persembahyangan ini adalah sebagai wujud syukur dan doa harapan agar di tahun depan mendapat rezeki lebih banyak, untuk menjamu leluhur, dan sebagai sarana silaturahmi dengan kerabat dan tetangga.

Karena perayaan Imlek berasal dari kebudayaan petani, maka segala bentuk persembahannya adalah berupa berbagai jenis makanan. Idealnya, pada setiap acara sembahyang Imlek disajikan minimal 12 macam masakan dan 12 macam kue yang mewakili lambang-lambang shio yang berjumlah 12. Di Cina, hidangan yang wajib adalah mie panjang umur (siu mi) dan arak. Di Indonesia, hidangan yang dipilih biasanya hidangan yang mempunyai arti "kemakmuran," "panjang umur," "keselamatan," atau "kebahagiaan," dan merupakan hidangan kesukaan para leluhur.

Kue-kue yang dihidangkan biasanya lebih manis daripada biasanya. Diharapkan, kehidupan di tahun mendatang menjadi lebih manis. Di samping itu dihidangkan pula kue lapis sebagai perlambang rezeki yang berlapis-lapis. Kue mangkok dan kue keranjang juga merupakan makanan yang wajib dihidangkan pada waktu persembahyangan menyambut datangnya tahun baru Imlek. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan kue mangkok berwarna merah di bagian atasnya. Ini adalah sebagai simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok.

Ada juga makanan yang dihindari dan tidak dihidangkan, misalnya bubur. Bubur tidak dihidangkan karena makanan ini melambangkan kemiskinan.

Kedua belas hidangan itu lalu disusun di meja sembahyang yang bagian depannya digantungi dengan kain khusus yang biasanya bergambar naga berwarna merah. Pemilik rumah lalu berdoa memanggil para leluhurnya untuk menyantap hidangan yang disuguhkan.

Di malam tahun baru orang-orang biasanya bersantap di rumah atau di restoran. Setelah selesai makan malam mereka bergadang semalam suntuk dengan pintu rumah dibuka lebar-lebar agar rezeki bisa masuk ke rumah dengan leluasa. Pada waktu ini disediakan camilan khas Imlek berupa kuaci, kacang, dan permen.

Pada waktu Imlek, makanan yang tidak boleh dilupakan adalah lapis legit, kue nastar, kue semprit, kue mawar, serta manisan kolang-kaling. Agar pikiran menjadi jernih, disediakan agar-agar yang dicetak seperti bintang sebagai simbol kehidupan yang terang.

Tujuh hari sesudah Imlek dilakukan persembahyangan kepada Sang Pencipta. Tujuannya adalah sujud kepadaNya dan memohon kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru dimasuki.

Lima belas hari sesudah Imlek dilakukan sebuah perayaan yang disebut dengan Cap Go Meh. Masyarakat keturunan Cina di Semarang merayakannya dengan menyuguhkan lontong Cap Go Meh yang terdiri dari lontong, opor ayam, lodeh terung, telur pindang, sate abing, dan sambal docang. Sementara di Jakarta, menunya adalah lontong, sayur godog, telur pindang, dan bubuk kedelai.

Pada waktu perayaan Imlek juga dirayakan berbagai macam keramaian yang menyuguhkan atraksi barongsai dan kembang api.

Imlek,mengingatkan saya pada seorang sahabat di Semarang. Dari dia saya tahu banyak tentang imlek. Darinya pula saya pertama kali merasakan nikmatnya kue keranjang yaitu di awal tahun 80-an. Selamat merayakan tahun baru imlek. Gong Xi Fat Choi



Sirih Merah Atasi Diabetes

Di balik penampilannya yang aduhai, ternyata daun sirih merah mampu atasi banyak penyakit. Keluarga dari tanaman Piper crocatum ini disinyalir mampu mengurangi efek diabetes mellitus, kanker payudara, maag akut, batu ginjal, ambeien, serangan jantung dan stroke.
Sebagai tanaman obat, tumbuhan ini telah dikenal sejak dahulu oleh orang-orang keraton. Permukaan daun yang berwarna keperakan dan mengkilap saat tertimpa cahaya mampu kurangi beban banyak penyakit. Upaya penyembuhan melalui daun ini biasanya dimulai saat tumbuhan telah berumur empat bulan.
Saat itu, tanaman sirih merah, paling tidak telah memiliki daun hingga 20 buah. Di masa itu, daun akan terlihat lebar dengan panjang hingga 20 cm. Daun pada masa itu akan terasa kaku dan tebal. Biasanya semakin tua warna daun akan semakin baik khasiatnya.
Selesai dipetik, daun bisa dibersihkan dahulu dari berbagai kotoran. Kemudian direndam dalam air selama 30 menit. Langkah berikutnya daun dipotong tipis, lalu dikeringkan dengan angin, selama satu jam. Setelah kering, simpan daun dalam plastik kering. Hasil pengeringan ini yang bisa dipergunakan bila diperlukan.
Cara menggunakannya dengan merebus potongan daun. Setelah rebusan dingin dan disaring, minum hasil rebusan untuk sembuhkan penyakit.



19 TRIK MENDISIPLINKAN ANAK

Memiliki anak-anak yang punya kedisiplinan tinggi, memang cita-cita semua orangtua. Namun, adakalanya orangtua kesulitan "menjinakkan" anak-anak mereka. Agar jagoan cilik Anda mau mematuhi segala aturan yang ada di rumah, ikuti 10 trik berikut ini.

Sering kali, orangtua terus berkutat dengan masalah kedisiplinan yang idealnya selalu dipatuhi anak-anak. Orangtua terkadang harus memaksa anak-anaknya untuk disiplin di rumah, menghormati orangtua, bicara dengan nada yang santun, rajin belajar, tidur siang tepat waktu, yang intinya mengatur semua gerak-gerik Si Kecil.

Namun, harus tetap ingat, kedisiplinan yang Anda maksud tak hanya melakukan koreksi pada tingkah laku anak-anak saja. Tapi juga mengajarkan kepada mereka cara untuk bisa mengontrol dirinya, serta peduli akan lingkungannya, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang yang berhasil di kemudian hari.

Untuk itu, ada beberapa pendekatan yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak-anak mendisiplinkan dirinya.

1. Tegas
Jika Anda melarang anak-anak untuk tidak melakukan sesuatu, buatlah alasan-alasan yang masuk akal, dengan memberikan penjelasan dan bimbingan padanya. Anak jaman sekarang pasti tidak akan mau menerima alasan seperti, "Jangan duduk di depan pintu, pamali!" Atau, "Jangan main terlalu sore, nanti diculik Kalong Wewe!" Beritahu alasannya, kenapa dia tidak boleh duduk di depan pintu atau bermain sore-sore, menjelang malam.

2. Jangan Plin Plan
Pada dasarnya, Si Kecil akan meniru apa yang orang dewasa lakukan. Begitu pun jika Anda dan pasangan bertindak plin-plan terhadap suatu keputusan. Misalnya, Anda tak setuju dia melompat-lompat di tempat tidur, sementara pasangan Anda membiarkannya. Hal ini hanya akan membuat dia bingung, akibatnya dia jadi mengabaikan ketidaksetujuan Anda. Jadi, buatlah kesepakatan keputusan dengan pasangan agar anak-anak jadi mudah dalam bersikap.

3. Kompromi
Anak-anak tak selalu bisa mengatasi dan membedakan antara persoalan yang besar dan kecil. Sesekali, berkompromi dan mengertilah diri mereka. Tindakan kompromi akan membuat anak-anak menjadi lebih mudah menghadapi persoalan yang lebih besar nantinya. Misalnya, jika dia lalai menengok ke kiri-kanan saat akan menyeberang jalan, lain kali dia tak akan begitu lagi. Jika Anda keberatan dengan sikapnya, nyatakan dengan jelas. Misalnya, "Berhentilah melempar-lempar mainanmu, Nak!" Tapi, jangan katakan, "Hei, mainannya jangan dilempar-lempar, dong!"

4. Beri Bimbingan
Jika anak Anda mengobrak-abrik buku dari lemari yang ada di ruang keluarga, katakan saja, "Maukah kamu berhenti ‘bermain’ buku? Baca saja, ya di kamarmu?" Jika dia tak memedulikan perkataan Anda, dengan cara yang lembut namun tegas, Anda bisa membimbingnya ke kamar dan katakan padanya, dia boleh kembali ke ruang keluarga jika mau mendengarkan kata-kata Anda.

5. Beri Peringatan
Jika anak tahu aturan yang telah Anda buat, pada usia tertentu, Anda hanya perlu bertanya padanya, ketika melakukan pelanggaran. Dia akan langsung merasa segan pada Anda, karena ada konsekuensi atau sanki yang harus diterimanya segera, setelah pelanggaran dibuat. Jika Anda terbiasa membuat batasan peringatan sampai hitungan 5, kali ini kurangi sampai hitungan ke 3, sehingga anak akan belajar untuk segera mengubah sikap setelah diberi peringatan.

6. Beri Alasan
Jika anak bermain-main dengan benda tajam, Anda tentu harus lebih berhati-hati memperingatinya. Terangkan dengan bahasa yang jelas dan sederhana, apa yang akan Anda lakukan dan sebutkan alasannya. Misalnya, "Mama simpan pisaunya ya, Sayang, nanti bisa melukai tanganmu!" Atau, "Mama minta kamu jangan main air ya, nanti lantainya jadi licin dan bisa bikin kamu terjatuh."

7. Jangan Tunda Hukuman
Jika Anda ingin menghukum anak yang tidak disiplin, hukumlah segera setelah Anda tahu dia tidak disiplin. Jangan sampai Anda menunda memberi hukuman padanya. Sebab, anak-anak tidak akan mau menerima hukuman beruntun atau mengulangi kesalahan. Berilah hukuman yang mendidik, seperti menyapu lantai, merapikan tempat tidur, tidak main play station atau barbie, atau membersihkan kamar mandi.

8. Tetap Tenang
Marah sambil berteriak, membentak, atau menceramahi anak tanpa henti, akan membuat Anda menjadi orang yang melakukan tindak kekerasan verbal terhadap anak. Tindakan ini justru bisa merusak rasa penghargaan diri pada anak Anda. Akibatnya, anak jadi tidak memiliki rasa pede di ahdapan orangtuanya.

9. Bertekuk Lutut
Menunduklah saat berbicara pada Si Kecil, terutama saat memberi kritikan padanya. Tekuklah lutut Anda atau ambil posisi duduk di hadapnnya, agar pandangan mata Anda sejajar dengannya. Dengan sikap seperti ini, Anda tak perlu merasa khawatir akan kehilangan respek darinya. Justru sebaliknya, dia akan semakin menghormati dan menghargai Anda sebagai orangtua.

10. Jangan Ceramah
Ajaklah Si Kecil ngobrol dan berdiskusi, dari pada diceramahi panjang lebar. Meskipun tampaknya pernyataan ini tidak bernada keras, seperti, "Sudah berkali-kali Mama bilang …" Atau, "Setiap saat kamu kok …", tetap memberi kesan seolah-olah dia ditakdirkan untuk selalu mengecewakan Anda, apapun yang dia perbuat.

Cobalah gulirkan pertanyaan-pertanyaan seperti, "Merokok, kan, enggak baik untuk anak-anak, ya?" Atau, "Apakah kamu suka jika temanmu mengganggu terus di sekolah, Nak?" Kritiklah sikapnya, jangan salahkan dirinya.

11. Tunjukkan Sikap Positif
Terlalu banyak waktu Anda yang terbuang jika hanya mengkritik sikap buruk Si Kecil. Sebaliknya, Anda jadi kekurangan waktu untuk memberinya pujian atas sikap positifnya. Ada kalanya, sesekali Anda perlu mengucapkan, "Mama senang, lho, lihat kamu membereskan mainan dan menyimpannya di tempat semula."

12. Bermain Bersama
Jika sempat, tak ada salahnya Anda meluagkan waktu sebenatr dan ikut bermain-main denganyya. Buatlah permainan bernuansa perlombaan semacam "siapa cepat dia dapat." Permainan ini akan melatih anak Anda bertindak cepat setelah ada aba-aba dari Anda, atau yang dia ucapkan sendiri.

13. Hindari Rasa Jengkel
Belajarlah untuk memaklumi hal-hal yang bisa memicu anak kesal dan jengkel. Umumnya, perasaan tidak nyaman ini dialami anak-anak saat dia sedang kelelahan, saat Anda terlalu menuntutnya berbuat lebih, saat dia lapar, dan saat dia sakit. Minimalisasi kondisi-kondisi yang membuatnya tidak nyaman ini untuk mengurangi kejengkelan pada anak.

14. Jangan Menampar!
Tamparan keras yang Anda berikan di wajahnya, akan berpengaruh buruk bagi diri anak, juga Anda. Anak yang pernah ditampar orangtuanya akan merasa lebih menderita, dari pada perasaan tidak dihargai atau depresi sekalipun. Tindakan ini pun sekaligus bisa mengajarkan, secara tidak langung pada anak, untuk menyelesaikan segala persoalan dengan cara kekerasan.

15. Jangan Menyuap
Jangan membiasakan memberi uang atau hadiah kepada anak saat Anda memintanya untuk mengerjakan atau melarang sesuatu. Kebiasaan seperti ini bisa membuat anak jadi tidak mau mengerjakan atau menghindari sesuatu, jika belum diberi uang atau hadiah.

16. Bersikap Dewasa
Bersenda gurau dengan cara melucu berlebihan, dengan menggigiti atau menarik-narik rambut anak Anda, untuk menunjukkan rasa sayang, merupakan tindakan yang salah. Bersikaplah sewajarnya, sebagai orang dewasa seperti menggenggam tangannya, memeluknya, atau memberi ciuman di kedua pipi atau kepalanya.

17. Hadapi Rengekan
Katakan kepada anak-anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu dan tegaskan pula, Anda tidak akan mengabulkan permintaannya jika disampaikan dengan cara merengek atau menangis. Kecuali, jika dia meminta sesuatu dengan sikap yang manis dan sopan.

18. Contoh Baik
Jika suatu kali anak Anda pernah memerogoki Anda sedang berdebat dengan pasangan tanpa menggunakan kekerasan, dia akan meniru sikap baik itu. Tapi, jika Anda dan pasangan bertengkar dengan saling menghina, memukul, atau berteriak, anak Anda akan meniru sikap-sikap buruk itu di kemudian hari.

Dari 18 trik di atas, yang terpenting, Anda harus mengerti terlebih dulu kondisi anak-anak. Berusaha untuk membuatnya menjadi lebih disiplin, tanpa memahami bagaimana dan apa yang dia lakukan, sama halnya seperti menuangkan sirup ke dalam botol tertutup. Dengan kata lain, percuma saja dan hanya akan memperburuk keadaan di kemudian hari.

Hubungan dan komunikasi yang baik dengan anak memang sangat perlu dilakukan. Yang bisa Anda lakukan segera untuk mengatasi masalah ini, yaitu Anda hanya perlu bertanya kepada anak, apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa dia berbuat begitu. Pada beberapa kasus, anak-anak dapat berterus terang tentang masalahnya kepada orangtua. Namun, jika dia tak mau berterus terang, sementara Anda tidak mempunyai cara lain untuk bertindak, tetaplah berpikir positif.



ANEKA TIPS DAPUR

• TAKARAN BERAS
Bagi yang belum berpengalaman, memang tak mudah untuk memastikan, seberapa banyak nasi yang akan dimasak untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Mudah saja. Ambil piring kecil, taruh beras di atasnya. Takaran itu sama dengan sepiring nasi ukuran sedang.

• TOMAT TETAP SEGAR
Agar tomat yang sudah dikupas tidak berubah warna menjadi kecokelatan, masukkan saja ke dalam air di dalam baskom. Kemudian, taruh sepotong roti di atasnya. Dengan cara mudah ini, tomat tidak akan kehilangan warna segar aslinya.

• KENTANG GORENG RENYAH
Agar renyah dan cantik, masukkan kentang yang sudah dikupas dan dipotong-potong ke dalam air selama 5 menit. Lalu, buang airnya dan tiriskan hingga kering. Ya, tepung inilah yang menyebabkan kentang menggumpal dan menempel di wajan saat digoreng. Untuk mendapatkan kentang yang ekstra renyah, taburkan sedikit tepung halus sebelum digoreng.

• BROWNIES MULUS
agar kue hitam manis ini tidak rusak saat dipotong-potong, gunakan saja pisau yang terbuat dari plastik. Mudah dan potongan brownies tetap rapi saat disajikan.

• DAGING EMPUK
Agar daging menjadi empuk saat dimasak, jangan taburi daging dengan garam sebelum di masak. Garam akan akan membuat daging menjadi keras atau alot setelah matang.

From: Nova



Akhirnya…

Aku bisaaaa emoticonemoticon setelah menyerah karena huruf postingnya besar-besar dan susah dikecilin di rumusnyaemoticon, ternyata si blog baik hati bisa mengecil emoticon. Masa mengecil sih, bukannya rumusnya udah ketemu yaemoticonemoticon. Dah ah keburu ketauan post disini ama yang punya emoticon




Serpihan puisi

Puisi2 ini kubuat pada awal tahun 1984,saat liburan semester pertama. Aku pernah dekat dengan seseorang tapi karena perbedaan prinsip hubungan ini menjadi kabur,aku sangat kuat dengan prinsipku,tapi aku sangat menyayanginya..namun pelan-pelan dia melangkah mundur. Liburan di rumah tiap hari aku memikirkan dia…dan terciptalah puisi-puisi seperti ini:

DINI BUTA TAHUN BARU 1984

Dalam sepi,…

Memagut rindu haru biru

Menghadang lamunan

Dalam khayal semerbak sendu

 

Dalam suka,…

Teriring dongeng nestapa

Terhapus duka nestapa

Dalam khayal menggapai cita

(Dalam dalam sepiku kau pagut rinduku,adakah di sana kan kau sambut khayalku dalam mimpimu?)

Ngawi,1 Januari 1984

 

CATATAN MALAM HARI

Di malam larut dalam reruntuhan kabut dingin

Purnama hinggap di sepanjang jalan menerangi perjalananku

Kucari dirimu, barangkali kau berdiri diantara persimpangan

Ah! suara angin kembali menjatuhkan dedaunan

Kembali aku terkesima dalam lamunan

 

Malam ini aku telusuri sepanjang jalan berlobang

Kabut yang jatuh berkilauan ditimpa cahaya purnama

Kasih,

Adakah kau dengar suara resah kesepianku?

Disaat kau berlalu pergi..

Juga suara rindu di dadaku?

yang berdesakan mencarimu

 

Sepanjang jalan yang diselimuti kabut dingin

Terimalah rinduku ini

Lewat suara angin yang gemetaran mencarimu

Ngawi,5 Januari 1984

 

PAGI INI RINDU

Pagi ini masih ada sisa rindu

Punaipun enggan melayang

Mentari menyapa tak seramah kemarin

Seakan semuanya melengkapi kerinduanku

Rindu pada cerianya alam

Rindu pada kelembutan mentari

Rindu pada langkah-langkah perkasa

Yang bertudung cinta penuh harap

Untuk diriku

Untuk sekelilingku

Esok,

Masihkah rindu ini untukku lagi?

Ngawi, 6 Januari 1984

 

SEBUAH EPISODE

Ketika aku melamun

Anganku menerawang lebih dulu

Tampil jauh ke depan mendahului suanya mentari

Pagi ini aku membawa cerita baru

Bukankah kau tahu?

Malam tadi aku bermimpi

Menjumpai kamu di rumah evran

Lalu kita asyik cerita

Tak hiraukan teman yang lain

Kadang diselingi gelak tawa penuh manja

Ah,..cerianya

Sekarang aku ingin menitipkan salamku

Lewat desau-desau angin

Lewat gemericik sungai

Juga lewat gesekan daun bambu

Inilah yang dapat kulakukan

Untuk mengirim rinduku yang terjelma

Saat aku tercenung di depan celah jendela kamarku

Tidak untuk hari ini saja

Tapi rinduku berlanjut sampai

kita kembali menapaki kampus biru itu

Ngawi, 8 Januari 1984



cokelat

Penelitian di Amerika Serikat untuk pertamakalinya dapat membuktikan flavonoide yang terkandung dalam cokelat memiliki pengaruh positif terhadap kadar kolesterol dalam darah. Tim yang melakukan penelitian tersebut membagi 46 orang peserta penelitian ke dlm dua kelompok. hasilnya ditemukan bahwa kelompok eksperimen yang mengkonsumsi cokelat 30 gr sehari kadar kolesterol HDL meningkat sekitar 4 persen dan kolesterol LDL menurun sekitar 8 persen. oleh karena itu nggak usah takut makan cokelat…